MENTERI PENDIDIKAN SEBELUM RIS

No

Foto

Nama

Kabinet

Dari

Sampai

Keterangan

1

Ki Hadjar Dewantara

Presidentil

19 Agustus 1945

14 Novem 1945

bernama Menteri Pengajaran

2

Todung Sutan Gunung Mulia

Sjahrir I

14 Novem 1945

12 Maret 1946

Sjahrir II

12 Maret 1946

2 Oktober 1946

3

Soewandi

Sjahrir III

2 Oktober 1946

27 Juni 1947

4

Ali Sastroamidjojo

Amir Sjarifuddin I

3 Juli 1947

11 Novem 1947

Amir Sjarifuddin II

11 Novem 1947

29 Januari 1948

Hatta I

29 Januari 1948

4 Agustus 1949

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

*

Teuku Mohammad Hasan

Darurat

19 Desem 1948

13 Juli 1949

5

Sarmidi Mangunsarkoro

Hatta II

4 Agustus 1949

20 Desem 1949

BERIKANLAH KESEMPATAN MENIKMATI PENDIDIKAN

Diberitahukan dengan Hormat,

Angka Partisipasi Kasar (APK) bagi SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Cilacap kondisi saat ini sudah dalam posisi puncak, hampir semua anak usia sekolah telah menikmati layanan pendidikan sesuai kebutuhannya.

Bagaimana dengan mereka yang tergolong sebagai Anak Berkebutuhan Khusus ….?

Sudah banyak memang yang sekolah, tetapi masih belum sesuai yang diharapkan, masih ada juga yang belum mendapat kesempatan menikmati pendidikan karena berbagai sebab.

Oleh karena itu sudah saatnya bagi Bapak dan Ibu yang memiliki putra-putri tergolong sebagai anak Tunanetra, Tunarungu, Tunagrahita, Tunadaksa dan Autis berkenan kiranya memberikan kesempatan kepada mereka untuk menikmati layanan Pendidikan Khusus.

Sebagai refrensi bahwa semua Satuan Pendidikan Khusus di Kabupaten Cilacap adalah  dalam status  sebagai Sekolah Negeri. Hal ini sebagai bentuk nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Cilacap yang menempatkan layanan pendidikan khusus sama dan sejajar dengan layanan pendidikan pada umumnya.

Kenyataan ini sebagai salah satu jawaban bagi kita… khususnya dalam hal biaya sekolah karena Pemerintah Kabupaten Cilacap  telah berkenan menempatkan Satuan pendidikan Khusus sebagai penerima  dana APBD, BOS, dan  Beasiswa.  Walapun demikian mengingat betapa besar dana yang dibutuhkan bagi Satuan penduidikan Khusus  maka partisipasi orang tua masih dibutuhkan sebagai pelengkapnya. Jadi menutrut hemat kami, biaya pendidikan di Satuan pendidikan Khusus di Kabupatten Cilacap relatif masih  terjangkau oleh orang tua.

Atas dasar hal tersebut… berikanlah kesempatan  kepada putra-putri kita yang tergolong sebagai ABK.

Sekedar untuk diketahui bahwa layanan pendidikan khusus sbb :

  1. Bagi  SDLB dengan tujuan utama penanaman kemampuan BACA, TULIS, HITUNG dan program khusus.
  2. Bagi  SMPLB dengan tujuan utama peningkatan kemampuan Baca, Tulis, Hitung, program khusus  dan penanaman  keterampilan vokasional tingkat Dasar.
  3. Sedangkan bagi  SMALB Negeri Cilacap dengan harapan adanya pembinaan kemampuan Baca, Tulis, Hitung, dan peningkatan kemampuan keterampilan vokasional untuk kemandirian hidupnya.

Begitu besar manfaatnya bagi anak, maka berikanlah kesempatan kepada mereka untuk menikmati layanan pendidikan sesuai kebutuhan.

Bagi jenjang Pendidikan Dasar  terdiri dari :

  1. SDLB Negeri Gumilir , beralamatkan  di Jalan Ketapang  .. Gumilir – Cilacap, Telp. 0282545815
  2. SDLB Negeri Kroya , beralamatkan di sebelah barat Kantor Kecamatan Kroya, Kab. Cilacap
  3. SDLB Negeri Karang Pucung ( Rintisan ) di sebelah Selatan Terminal Karang Pucung -  Kabupaten Cilacap .
  4. SMPLB Negeri Cilacap , beralamatkan di Jalan Ketapang .. Gumilir – Cilacap, Telp. 0282548448

Bagi jenjang Pendidikan Menengah melalui  :

Apabila dibutuhkan Informasi lebih lanjut  dapat menghubungi sekolah atau Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga Kabupaten Cilacap ( Bidang Pendidikan Dasar untuk SDLB dan SMPLB, serta Bidang Pendidikan Menengah untuk SMALB ) Alamat : Jalan Kalimantan – Gunung Simping – Cilacap – Jawa Tengah Telp. 0282542797, Faks : 0282540579.

Perkenan Bapak dan Ibu memberi kesempatan kepada putra-putri Bapak / Ibu yang tergolong sebagai Anak Berkebutuhan Khusus adalah bentuk cara menikmati anugerah yang didberikan oleh Allah SWT.

Atas kebersamaannya diucapkan terima kasih..

MENGENAL SEKOLA…

MENGENAL SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA NEGERI CILACAP

Sejarah Singkat SMALB Negeri  Cilacap.

Dalam rangka untuk memberikan pelayanan pendidikan bagi Anak bangsa khususnya di Kabupaten Cilacap sebagaimana  diamanatkan UUD 1945 dipandang perlu melengkapi lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Cilacap. Lembaga pendidikan yang perlu ditambah dan/atau dilengkapi keberadaannya adalah  lembaga pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Akhirnya pada Bulan Juli 1984 di bawah naungan pelaksanaan Inpres No. 7 Tahun 1983 tentang perintisan Wajib Belajar 7-12 tahun (6 tahun) didirikanlah SD Khusus dengan nama SDLB Negeri Gumilir yang pada awalnya dipimpin  oleh Bapak Arwan Prayogo,BA. Menyadari betapa pentingnya pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus melalui SDLB Negeri Gumilir selanjutnya SDLB Negeri Gumilir dilengkapi dengan Asrama Siswa. Pengelolaan Asrama siswa dilaksanakan oleh Yayasan Harapan Ibu milik Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap. Berkat kekompakan pelaksanaan program kerjanya antara SDLB Negeri Gumilir dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap, maka seiring dengan perjalanan waktu, penuntasan wajib belajar  7 – 12 Tahun bagi Anak Berkebutuhan Khusus melalui SDLB Negeri Gumilir berkembang pesat.

Menyadari hal tersebut  dan tuntutan masyarakat akan pentingnya pelayanan pendidikan bagi ABK yang telah menamatkan pendidikan melalui SDLB Negeri Gumilir, akhirnya dengan dimotori oleh Guru-Guru SDLB Negeri Cilacap bersama Kepala SDLB Negeri Gumilir waktu itu  Bapak Joko Pramono, S.Pd.  Camat Cilacap Utara  Ibu Endar Yuli S.Sos, MM dan Bapak H Sugeng Ruswadi, M.Ba  Wakil ketua DPRD II Kabupaten Cilacap. didirikanlah  Yayasan Bina Paca Mandiri Cilacap  dengan ketua  Bapak H Sugeng Ruswadi, M.Ba. Yayasan Bina Paca Mandiri Cilacap dikonsepkan bertugas merintis berdirinya SLB Negeri Cilacap.

Dalam perjalanannya Yayasan Bina Paca Mandiri Cilacap memulai kiprahnya dengan pada tanggal 06 Agustus  2001 mendirikan Sekolah Luar Biasa (SLB) Bina Paca Mandiri Cilacap. Mengingat pendirian Yayasan Bina Paca Mandiri Cilacap  dikonsepkan untuk merintis berdirinya SLB Negeri Cilacap, maka untuk kegiatan operasional SLB Bina Paca Mandiri Cilacap  menempati  gedung milik Pemerintah yakni gedung eks. LBK Kabupaten Cilacap  dengan status pinjam pakai.

Langkah pendirian SLB Bina Paca Mandiri Cilacap mendapat restu dan dukungan dari Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dengan diterbitkannya Izin operasional No. : 425.1/002130, Tanggal 19 April 2002. Menyadari bahwa di Kabupaten Cilacap telah berdiri SDLB Negeri Gumilir maka atas dasar izin operasional dimaksud,  SLB Bina Paca Mandiri Cilacap  menyelenggarakan SLB jenjang SMPLB dan SMALB.  Dukungan riil  lainnya adalah dengan mengalirnya berbagai bantuan kepada SLB Bina Paca Mandiri Cilacap  termasuk pembangunan / penambahan ruangan  kelas,  Baik RKB maupun gedung baru.

Perjalanan begitu pesat, setelah SLB Bina Paca Mandiri Cilacap jenjang SMPLB menamatkan sebagian siswanya, akhirnya pada tahun pelajaran 2004/2005 SLB Bina Paca Mandiri Cilacap menyelenggarakan pendidikan jenjang SMALB.  Alhasil dukungan segenap pihak sangat memuaskan. Menyadari keterbatasan Yayasan Bina Paca Mandiri Cilacap dalam menyelenggarakan SLB dan konsep pendiriannya, maka diadakan pendekatan ke berbagai pihak untuk mewujudkan pendirian SLB Negeri Cilacap.

Pendekatan Yayasan Bina Paca Mandiri Cilacap dan SLB Bina Paca Mandiri Cilacap  mendirikan Panitia Pemrakarsa pendirian SLB Negeri Cilacap dengan ketua Bapak H. Bambang Toejiono, S.Sos, MM. Langkah ini mendapat simpati dari masyarakat, orang tua, dan  Pemerintah   dari tingkat Kabupaten  hingga Tingkat Pusat.  Akhirnya dengan berdasarkan PP No. 25 Tahun 2000  Pemerintah Kabupaten Cilacap berkenan menyiapkan lahan dan mengusulkan pendirian SLB Negeri Cilacap kepada  Yth. Bapak Gubernur Jawa Tengah. Selanjutnya Yth. Bapak Gubernur Jawa Tengah menerbitkan Ijin Pendirian SLB Negeri Cilacap dengan SK Gubernur Jawa Tengah No. : 421/20/2005 tgl. 26 Maret  2005.Sebagai pendukung  disediakan  anggaran pendirian Unit Sekolah Baru SLB Negeri Cilacap untuk membangun gedung yang dibutuhkan. Akhirnya berdirilah SLB Negeri Cilacap   yang bertugas menyelenggarakan pendidikan untuk bagian A, B, C, C1, D, D1  dan Autis. Gedung SLB Negeri Cilacap berlokasi di  jalan Ketapang No. 5 Gumilir – Cilacap, Telp. 0282547818.

Dalam perjalanan  permohonan agar SLB Negeri Cilacap dijadikan binaan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,  lahirlah Peraturan Pemerintah No. 38 Tahun 2007, yang menempatkan  penyelenggraan dan pembinaan pendidikan dasar dan menengah menjadi tanggungjawab Pemerintah Kabupaten. SLB Negeri Cilacap dikonsepkan menyelenggarakan pelayanan pendidikan SLB jenjang TKLB, SDLB, SMPLB dan SMALB tidak lain adalah jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.  Oleh karena itu akhirnya SLB Negeri Cilacap dikelola berdasar PP  No. 38 Tahun 2007, yakni dikelola atas jenjang sekolah bukan merupakan SLB unit  yang menyelenggarakan TKLB, SDLB, SMPLB dan SMALB  dalam satu organisasi.

Kebijaksanaan Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam menglelola SLB Negeri Cilacap dengan diwujudkan melalui terbitnya izin operasional Nomor : 425.1/26/33/TAHUN 2008, tgl. 28 Maret 2008 untuk SMPLB Negeri Cilacap  dan izin operasional Nomor :  425.1/261/33/TAHUN 2008, tgl. 28 Maret 2008  untuk  SMALB Negeri Cilacap

Berkaitan hal tersebut dalam rangka memperlancar penyelenggraan pelayanan pendidikan bagi ABK melalui SMALB Negeri Cilacap, diterbitkanlah SK No. : 821.2/056/2008 tgl. 02 Juli 2008 Bupati Cilacap memberi tugas Kepala Sekolah SMALB Negeri Cilacap kepada  sdr. Yuswan, S.Pd  untuk masa bhakti tahun 2008 – 2012.

Selanjutnya berdasarkan SIKAP BIJAKNYA  Pemerintah Kabupaten Cilacap  dari tahun ke tahun ditempatkanlah tenaga pendidik / guru yang berijazah S1 Mata pelajaran di SMALB Negeri Cilacap melalui perekrutan CPNS formasi guru SMA.

Permendiknas No. 01 tahun 2008 menetapkan bahwa  jumlah siswa SMALB setiap kelas masimum 8 anak.  Sedangkan pada tahun ajaran  2012/2013  Sekolah Menengah Atas Luar Biasa ( SMALB) Negeri Cilacap  memiliki 36 orang siswa dengan 4 jenis  ketunaan yang terbagi dalam 8 kelas/rombongan belajar. Adapun pelaksanaannya didukung tenaga pendidik sebanyak 13  orang tenaga guru dan 3 orang tenaga kependidikan lainnya.

Demikian sekelumit informsi SMALB Negeri Cilacap.

SIAPA PENDIDIKAN KHUSUS ?

Mungkin dari sebagian pembaca ada yang masih bingung dan bertanya-tanya, sebenarnya  apa dan siapa Pendidikan Khusus itu ?

Pendidikan khusus adalah pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, intelektual, sosial, dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.

Pendidikan khusus meliputi peserta didik berkelainan dan peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. Layanan Pendidikan Khusus  bagi peserta didik berkelainan dapat diberikan melalui satuan Pendidikan Khusus yang terdiri  dari (TKLB, SDLB, SMPLB dan SMALB) dan Satuan Pendidikan Umum, Satuan PendidikanKejuruan dan Satuan Pendidikan Keagamaan.  Sedangkan Pendidikan Khusus bagi mereka yang tergolong sebagai peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa  dapat diberikan melaluiSatuan Pendidikan Umum, Satuan Pendidikan Kejuruan dan Satuan Pendidikan Keagamaan. Bentuknya  dalam program Inklusif dan/atau Akselerasi bagi anak  Cerdas Istimewa dan bakat Istimewa (CIBI) .

Bentuk satuan pendidikan khusus  diantaranya :

a. Terintegrasi antar jenjang  meliputi TK, SD, SMP, dan SMA bentuknya adalah :

  1. SLB A  bagi siswa Tunanetra  ( hambatan penglihatan)
  2. SLB B  bagi siswa Tunarungu ( hamabatan karena fungsi pendengaran)
  3. SLB C  bagi siswa Tunagrahita ( hambatan karena tingkat IQ dibawah rata-rata normal)
  4. SLB D bagi siswa Tunadaksa  ( hambatan karena scacat tubuh)
  5. SLB E bagi siswa Tunalaras/Tunasosial ( hambatan karena funsgsi pengendalian diri)

b. Terintegrasi antar jenis kelainan yakni dalam satu  jenjang  terdiri dari berbagai  jenis kelainan peserta didik, bentuknya adalah :

  1. TKLB     (Taman Kanak-Kanak Luar Biasa )
  2. SDLB    (Sekolah Dasar Luar Biasa )
  3. SMPLB ( Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa )
  4. SMALB ( Sekolah Menengah Atas Luar Biasa ).

c. Gabungan antara satuan pendidikan terintegrasi antar jenjang dan  terintegrasi antar jenis kelainan. Satuan Pendidikan Khusus         model ini biasanya diterapkan oleh SLB Pembina.

Layanan Pendidikan Khusus untuk sementara berpegang pada aturan dan kebijakan  yang masih bersifat ganda. Di satu sisi harus menerapkan peraturan yang spesifik dipersiapkan  bagi Pendidikan Khusus, di sisi lain dalam prakteknya masih harus mengikuti aturan pendidikan secara umum sesuai jenjangnya.

Pendidikan Khusus bagi peserta didik berkelainan  terdapat beberapa peraturanyang bersifat  internal, misal tentang standar operasional  diatur melalui Permendiknas No. 01 tahun 2008,tentang Sarana dan Prasarana diatur melalui Permendiknas No. 33 Tagun 2008  dlsb.

Demikian sekelumit siapa Pendidikan Khusus.

Hello world!

Selamat datang di blog Pendidikan Khusus dan Guru Pendidikan Khusus Kabupaten Cilacap. Blog ini dibuat sebagai media berbagi informasi berbagai hal terkait layanan pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang ada di Kabupaten Cilacap. Informasi kami adalah menyangkut kebijakan dan penyelenggaraan pembinaan terhadap kebutuhan Anak, Guru dan lembaga satuan pendidikan khusus.

Oleh karena itu kebersamaan dalam berbagi informasi segenap pihak merupakan penghargaan bagi kami demi terujudnya layanan pendidikan khusus sesuai kebutuhan Anak Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Cilacap.

Selamat bergabung…