SIAPA PENDIDIKAN KHUSUS ?

Mungkin dari sebagian pembaca ada yang masih bingung dan bertanya-tanya, sebenarnya  apa dan siapa Pendidikan Khusus itu ?

Pendidikan khusus adalah pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, intelektual, sosial, dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.

Pendidikan khusus meliputi peserta didik berkelainan dan peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. Layanan Pendidikan Khusus  bagi peserta didik berkelainan dapat diberikan melalui satuan Pendidikan Khusus yang terdiri  dari (TKLB, SDLB, SMPLB dan SMALB) dan Satuan Pendidikan Umum, Satuan PendidikanKejuruan dan Satuan Pendidikan Keagamaan.  Sedangkan Pendidikan Khusus bagi mereka yang tergolong sebagai peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa  dapat diberikan melaluiSatuan Pendidikan Umum, Satuan Pendidikan Kejuruan dan Satuan Pendidikan Keagamaan. Bentuknya  dalam program Inklusif dan/atau Akselerasi bagi anak  Cerdas Istimewa dan bakat Istimewa (CIBI) .

Bentuk satuan pendidikan khusus  diantaranya :

a. Terintegrasi antar jenjang  meliputi TK, SD, SMP, dan SMA bentuknya adalah :

  1. SLB A  bagi siswa Tunanetra  ( hambatan penglihatan)
  2. SLB B  bagi siswa Tunarungu ( hamabatan karena fungsi pendengaran)
  3. SLB C  bagi siswa Tunagrahita ( hambatan karena tingkat IQ dibawah rata-rata normal)
  4. SLB D bagi siswa Tunadaksa  ( hambatan karena scacat tubuh)
  5. SLB E bagi siswa Tunalaras/Tunasosial ( hambatan karena funsgsi pengendalian diri)

b. Terintegrasi antar jenis kelainan yakni dalam satu  jenjang  terdiri dari berbagai  jenis kelainan peserta didik, bentuknya adalah :

  1. TKLB     (Taman Kanak-Kanak Luar Biasa )
  2. SDLB    (Sekolah Dasar Luar Biasa )
  3. SMPLB ( Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa )
  4. SMALB ( Sekolah Menengah Atas Luar Biasa ).

c. Gabungan antara satuan pendidikan terintegrasi antar jenjang dan  terintegrasi antar jenis kelainan. Satuan Pendidikan Khusus         model ini biasanya diterapkan oleh SLB Pembina.

Layanan Pendidikan Khusus untuk sementara berpegang pada aturan dan kebijakan  yang masih bersifat ganda. Di satu sisi harus menerapkan peraturan yang spesifik dipersiapkan  bagi Pendidikan Khusus, di sisi lain dalam prakteknya masih harus mengikuti aturan pendidikan secara umum sesuai jenjangnya.

Pendidikan Khusus bagi peserta didik berkelainan  terdapat beberapa peraturanyang bersifat  internal, misal tentang standar operasional  diatur melalui Permendiknas No. 01 tahun 2008,tentang Sarana dan Prasarana diatur melalui Permendiknas No. 33 Tagun 2008  dlsb.

Demikian sekelumit siapa Pendidikan Khusus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s